Bangun Pabrik OLED, LG Gelontorkan Rp21,7 Triliun

SEOUL – Inovator teknologi display terkemuka LG berencana berinvestasi KRW1,84 triliun sekira Rp21,7 triliun untuk membangun pabrik panel layar OLED baru di Paju, Gyeonggi Province, Korea Selatan.

Sebagaimana dikutip dari Bgr, Sabtu (28/11/2015), LG akan memproduksi panel layar OLED fleksibel yang digunakan untuk smartphone dan perangkat wearable yang akan diproduksi oleh LG Display pada kuartal pertama (Q1) 2018.

Pabrik baru ini dikenal sebagai P10 untuk mengantisipasi permintaan panel OLED beberapa tahun ke depan. Pabrik P10 akan menghasilkan OLED TV ukuran besar dan panel OLED fleksibel untuk smartwatches dan automotif.

CEO and President LG Display, Sang Beom Han, mengatakan bahwa investasi LG Display di P10 adalah investasi bersejarah bagi industri, karena tidak hanya akan membantu memperluas pasar OLED tetapi juga mempercepat pengembangan teknologi tampilan masa depan.

“Dengan dukungan aktif dari Pemerintah Korea, kami yakin pabrik P10 akan menjadi pusat industri OLED global. Permintaan untuk panel OLED fleksibel di sektor layar smartwatch dan automotif juga meningkat karena mereka menawarkan fleksibilitas desain yang lebih baik daripada panel LCD,” ujarnya.

Dana segar investasi tersebut meliputi pembangunan gedung P10, fondasi untuk kamar bersih, serta infrastruktur untuk air dan listrik yang akan dimulai tahun ini. Total investasi di pabrik P10 diperkirakan akan mencapai lebih dari KRW10 triliun, dan LG Display secara bertahap memperluas skala jalur produksi berdasarkan permintaan pelanggan dan kondisi pasar.

Pabrik akan selesai mencakup area seluas 382 x 265 meter yang setara dengan ukuran 14 lapangan sepakbola, dan tinggi 100 meter. Lini produksi pertama dijadwalkan untuk memulai produksi massal pada Q1 2018.

Perusahaan asal Negeri Ginseng tersebut berharap menghasilkan OLED di setiap segmen produk, termasuk produk ukuran besar yang ultra serta produk masa depan seperti menampilkan fleksibel dan transparan.

Sumber: Bangun Pabrik OLED, LG Gelontorkan Rp21,7 Triliun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *