World Bank Akui Ekspor RI Tidak Stabil Selama 2015

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan ekspor sebesar 7,91 persen dan kenaikan impor 3,61 persen di November 2015. Meskipun tidak seimbang, World Bank (Bank Dunia) memprediksikan masalah tersebut akan dapat diatasi pada 2016 mendatang

“Ekspor Indonesia saat ini memang tidak stabil. Itu disebabkan oleh melemahnya harga komoditas global dan terjadinya beberapa bencana seperti kabut asap di Indonesia yang menghambat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ekonom Utama World Bank untuk Indonesia, Ndiame Diop, di Gedung Energi Jakarta, Selasa (15/12/2015).

World Bank memperkirakan, ekspor Indonesia akan kembali normal pada 2016 mendatang seiring dengan keyakinannya terhadap capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,3 persen tahun depan. Hal ini juga tidak terlepas dari kebijakan politik satu pintu yang diterapkan oleh pemerintah dalam menggaet investor lokal.

Sekedar informasi, BPS mencatat nilai ekspor turun pada November 2015 menjadi USD11,16 miliar. Sementara itu, nilai impor naik menjadi USD11,51 miliar.

Angka tersebut membuat defisit neraca perdagangan pada November 2015 sebesar USD0,35 miliar atau USD346,4 juta. Hal ini merupakan defisit pertama di Indonesia sepanjang 2015.

(rhs)

Sumber: World Bank Akui Ekspor RI Tidak Stabil Selama 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *