Donald Trump dan Industri Automotif AS

Donald Trump (Foto: Reuters)

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump akan dilantik pada Jumat 20 Januari 2017. Namun, sebelum pelantikan, Trump sudah membuat strategi yang salah satu fokusnya adalah perbaikan kondisi perekonomian negara. Hal lain yang disorotinya adalah lapangan pekerjaan.

Sadar bahwa Amerika Serikat adalah pasar kendaraan terbesar kedua di dunia, setelah China, industri automotif merupakan salah satu yang menjadi andalan Trump. Industri ini tak hanya menjadi identitas atau tolak ukur kemajuan teknologi dan perekonomian, namun juga menyerap banyak tenaga kerja.

Namun kenyataannya beberapa tahun terakhir, produsen automotif lokal maupun global justru kebih tertarik memproduksi kendaraan mereka di Meksiko ketimbang AS. Biaya pekerja yang lebih murah menjadi salah satu alasan mengapa satu per satu fasilitas produksi mobil hijrah dari Michigan ke Meksiko.

Hal ini yang membuat Trump gerah. Setelah terpilih menjadi presiden, ia pun langsung membuat pernyataan bahwa pemerintahannya akan merevisi North American Free Trade Agreement (NAFTA) yakni menarik pajak masuk sebesar 30 persen lebih bagi mobil yang diimpor dari Meksiko. Sebagai sesama negara Amerika Utara, selama ini tidak ada bea masuk untuk mobil yang diimpor dari Meksiko.

Beberapa produsen mobil yang pernah kena “semprot” di antaranya adalah Ford Motor, General Motors, Toyota, dan BMW.

Ford Motor mengumumkan pembatalan pembangunan pabrik baru senilai USD1,6 miliar di Meksiko pada Selasa 3 Januari 2017. Sebelumnya Trump mengkritik langkah itu.

Sebagai gantinya, Ford akan menambah investasi di pabrik Michigan senilai USD700 juta. Investasi itu akan dimanfaatkan Ford untuk membuat mobil listrik, hybrid, serta kendaraan berteknologi otonom di pabrik Flat Rock, Michigan. Ford juga akan menambah 700 tenaga kerja di sana.

Alasan pembatalan pembangunan pabrik di Meksiko salah satunya adalah menurunnya permintaan kendaraan kecil dan menengah seperti model Focus dan Fusion. Ford saat ini lebih mengutamakan memaksimalkan produksi di pabrik yang sudah ada ketimbang membangun fasiltias baru.

(ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *