Sejarah Amalan Doa Rebo Wekasan Rabu Terakhir Bulan Safar Tahun 2017

Safar ialah bulan kedua dalam perhitungan kalender hijriyah , yang mana banyak orang yang meyakini bahwa di bulan safar ini tepatnya di hari rabu terakhir yaitu dikala turunnya 320 ribu balai atau cobaan yang turun pada waktu tersebut.

Perlu kita fahami sedikit , bahwa di dalam agama islam , tidak ada satu pun bulan sial , naas , atau tidak baik semuanya bagus. Adapun pandangan yang telah membudaya di masyarakat muslim dikala ini yang berpandangan hal ibarat itu , di bantah oleh sebuah hadist yang berbunyi “tidak ada wabah (yang menyebar dengan sendirinya tanpa kehendak Allah) , tidak pula ramalan sial , tidak pula burung hantu dan juga tidak ada kesialan pada bulan Shafar. Menghindarlah dari penyakit kusta sebagaimana engkau menghindari singa.”(H.R.Bukhari dan Muslim).

Lalu bagai mana mengenai balai yang turun di rabu terakhir bulan safar , Adapun yang menandakan hal tersebut sebagai mana yang tertera dalam hadist ibnu abas r.a bahwa rosul bersabda bahwa rabu terakhir dalam sebulan ialah hari terjadinya sial terus. Sebenarnya hadist ini ialah dhoif namun menurut para jago hadist , boleh di pakai karena lebih termasuk pada tawaran dan peringatan bukan pada penjelasan suatu hukum.

Doa Amalan Rabu Terakhir Bulan Safar Rebo Wekasan

Para ulama jago ma’rifat atau ulama jago pesan yang tersirat juga berpandangan bahwa pada hari rabu terakhir bulan safar atau yang di namakan dengan rebo wekasan (rebo kasan/pungkasan) yaitu dikala di turunkannya 320.000 bala. Ketika seorang ulama jago ma’rifat berbicara suatu hal , maka ucapan yang di keluarkannya tersebut timbul dari hati yang datang dari allah swt yang mana hal tersebut di luar jangkauan insan pada umumnya atau khawariqul adah , ibarat kita yakini bahwa di para ulama dan para wali ada yang namanya ide dan karomah. Pendapat-pendapat ulama ibarat halnya tersebut , tidak untuk menetapkan suatu hukum ibarat wajib , sunah , makruh , haram dan lain sebagainya , tetapi lebih terarah pada info atau peringatan bahwa pada bulan safat rabu terakhirnya diturunkan 320 ribu bala.

Tidak Ada doa rebo wekasan khusus yang harus di amalkan pada hari atau malam tersebut , boleh apa saja selama hal tersebut mampu lebih mendekatkan diri kepada allah swt , tetapi menurut para ulama , amalan yang mampu di kerjakan di antaranya yaitu.

1. Shalat Sunnah 4 Rakaat , pada masing-masing rakaat membaca surat al-fatihah 1x , surat al-kautsar 17x , al-ikhlas 5x , al-falaq dan an-nas 1x.

2. Membaca Doa

Doa Amalan Rabu Terakhir Bulan Safar Rebo Wekasan

3. Memperbanyak membacakan al-qur’an ibarat surat yasin , shalawat kepada nabi , istighfar berdzikir dan yang lainnya.

4. Memperbanyak shadaqah.

5. Kemudian Menulis Ayat-Ayat Berikut Yang kemudian Di Masukan Kedalam Air Bersih Lalu Di Munum

سلام علي نوح في الع المين. انا كذلك نجزي المحسنين. سلام علي ابراهيم كذلك نجزي المحسنين. سلام علي موسي وها رون انا كذلك نجزي المحسنين. سلام علي ال ياسين انا كذلك نجزي المحسنين. سلام عليكم طبتم فادخلوها خال دين. سلام عليكم بما صبرتم فنعم عقبي الدار. سلام هي حتي مطلع الفجر

Semua amalan rebo wekasan di atas tetntunya harus di dasari dengan niat tulus semata-mata karena allah , karena segala sesuatu , baik yang menghadirkan atau menghilangkan sesuatu yang ada di alam muka bumi ini hanya allah , termasuk ada atau tiadanya bala tersebut.

Mudah-mudahan sedikit pembahasan ini , bermanfaat bagi para pembaca semua.

http://infoanaksantri.blogspot.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *